Selasa, 14 Januari 2020

Tips Lulus SKD-CAT CPNS (Bagian 1)



Pertama dan paling utama, bukan sesuatu yang baru yang akan saya sampaikan di tulisan ini. Bukan sesuatu yang rahasia, sebab semua orang sudah tahu. Untuk lulus CPNS, kamu harus belajar! Ini bukan pilihan, tapi keharusan.

Kamu mau lulus, di antara jutaan pendaftar, dengan mengharap keajaiban semata? Heh? Realistisnya adalah, kamu harus punya bekal dulu. Benar bahwa kelulusan SKD bukan semata soal si anu pintar dan si anu tidak. Bukan! Banyak orang yang saya tahu, nyata-nyata lulusan terbaik dari luar negeri, rupanya kandas di SKD. Jadi apa kuncinya?

Latihan, latihan, dan latihan. Perbanyaklah latihan supaya kamu bisa akrab dengan soal-soal. Latihan sebanyak yang kamu mampu. Sampai kamu yakin semua contoh-contoh soal SKD tahun-tahun sebelumnya yang banyak bertebaran di dunia nyata maupun dunia maya sudah kamu kuasai. Oiya, jangan pelit beli buku! Masa' mau lulus tapi pelit sih. Anggaplah itu investasi.

Kalau perlu nih, kamu bikin jadwal belajar. Misal Senin sampai Sabtu kamu belajar tiga materi utama SKD (TIU, TWK, TKP) masing-masing tiap dua hari. Hari Ahad kamu pakai simulasi seolah-olah kamu sedang ujian betulan. Kondisikan ruangan kamu seperti ruang ujian. Pasang jam atau alarm 90 menit untuk menyelesaikan soal simulasi sebanyak 100 soal. Kamu tidak punya soal CAT? Ya ampun, kamu mau lulus tapi tidak mau usaha buat dapat aplikasinya, jangan begitu gaes!

Dulu ya, saya pernah baca ada seseorang yang dapat poin tinggi SKD-nya. Ternyata dia rajin sekali ikut simulasi CPNS berbayar, dan namanya selalu nangkring di daftar peserta dengan poin tertinggi. Dengan cara itu, dia jadi make sure ke dirinya sendiri bahwa dia bisa melewati SKD betulan nantinya. Intinya, simulasi itu selain bikin kamu terbiasa dengan soal-soal dan terkondisikan dengan tekanan waktu, kamu juga jadi bisa mengatur siasat mengerjakan soal-soal, dan pastinya kamu punya bayangan apa-apa yang kurang dan perlu kamu pelajari lagi dari hasil simulasimu.

Bagaimana cara mengevaluasi simulasi dengan benar? Kerjakan seperti kamu sedang ujian, tanpa contekan atau tanpa terdistraksi oleh apapun dan siapapun. Setelah itu, lihat deh, kamu salahnya bagian apa, dan cari jawaban benarnya. Jangan berhenti sampai di situ, tapi pelajari lebih dalam dan lebih banyak soal-soal terkait itu karena bisa jadi nanti soalnya dibolak-balik tapi terkait. Iya kan?

Finally, kunci pertama lulus SKD adalah belajar, semaksimal mungkin dan seefektif mungkin. Setiap kamu lowong, belajar lagi dan lagi. Bawalah buku soal-soal SKD ke mana saja kamu pergi, sehingga bisa kamu buka begitu ada waktu. Sebelum tidur, pastikan kamu menjawab beberapa soal dulu atau mempelajari materi baru setiap malam. Begitu dulu ya. Semoga ada waktu menulis tips bagian 2.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar